Seandainya rumah yang Anda tinggali sekarang di Penarungan

Dikala rumah memerlukan renovasi, melainkan tidak mempunyai cukup uang, apa yang akan Anda lakukan? Apakah patut berdiam diri menunggu keadaan rumah kian memburuk? Tentu saja tak, Anda mesti melaksanakan sesuatu agar bisa merenovasi rumah.

Salah satu cara yang bisa Anda ambil untuk menjalankan renovasi rumah ialah mengajukan kredit ke bank. Bank mempunyai berbagai macam produk untuk merenovasi rumah namun tidak memiliki dana, antara lain:

Kredit renovasi

Ada beberapa bank yang memiliki produk khusus untuk melakukan renovasi. Kredit ini diberi nama kredit renovasi. Umumnya bank akan bekerjasama dengan perusahaan material. Anda juga dapat mengerjakan konsultasi mengenai segi harga dan desain.

BACA JUGA : KEUNTUNGAN MEMBELI RUMAH DENGAN KPR

Refinancing

Refinancing bisa dipakai jika rumah sudah lunas. Kredit refinancing dikerjakan dengan sistem menjaminkan sertifikat rumah. Bank biasanya akan menilai rumah dan akan memberikan dana sebesar 80 persen dari nilai rumah.

Bila rumah Anda memiliki nilai Rp500 juta, bank bisa memberikan dana sampai Rp400 juta. Progres refinancing ini akan melibatkan notaris, provisi dan biaya lain. Untuk pengerjaan refinancing ini umumnya mencapai 14 hari kerja.

Krediit tanpa agunan

Kredit yang satu ini memang menjadi idola bagi banyak pihak. KTA sungguh-sungguh mudah pelaksanaan pencairannya, Anda cuma perlu mengisi formulir. Seperti namanya, karena berbentuk tanpa agunan, kredit ini tak perlu menerapkan jaminan, progresnya juga singkat hanya 1 minggu saja. Tapi skor kreditnya jauh lebih kecil dibandingi dengan kredit lain. Kecuali itu bunga KTA juga lebih tinggi. Hal ini wajar-wajar saja karena bank tidak mau menanggung risiko kredit macet.

Top up KPR
Kalau rumah yang Anda tinggali kini ini belum terbayar dengan lunas, Anda dapat menerapkan top up KPR ini. Dengan menerapkan top up, Anda akan menerima KPR baru.

Rumah Anda akan diukur kembali oleh pihak bank, selisih dari KPR ini dapat Anda jadikan sebagai dana renovasi. Untuk melakukan top up, KPR sepatutnya berjalan separo dari tenor, apabila Anda mengambil tenor 10 tahun, KPR wajib sudah berjalan selama 5 tahun.

Tinggalkan komentar